Sabtu, 09 Februari 2019

BERITA 1


Nama   : Winda Alvionita Sianturi
Npm    : D1C016021
Prodi   : S1-Jurnalistik’16


Pembangunan Pasar Panorama Kota Bengkulu
BENGKULU - Tatanan pasar panorama yang kini kian semrawut. Terlihat dari banyaknya pedagang kaki lima yang menjajakan dagangan mereka diatas trotoar.  Hal ini tentu saja menganggu para pengendara motor saat ingin memarkirkan kendaraannya(7/2)

Kondisi pasar panorama yang kian semrawut ini membuat pedagang berharap pemerintah kota laksanakan proses pembangunan. Penataan pasar panorama saat ini terbilang terbengkalai disebab pemerintah tidak tegas dalam proses penataan serta penertiban pasar.

Hal ini dibenarkan oleh ibu Erna pedagang sayuran yang berlapak di bagian dalam pasar “Saya sudah berjualan disini sejak 2003, sudah hampir 15 tahunlah” Katanya.
Menurut ibu Erna, sampai saat ini kondisi serta tatanan pasar tidak banyak mengalami perubahan. 
Ibu Erna mengaku bahwa tidak ada bayaran sewa tanah jika berjualan didalam, bahkan untuk lapak mereka berjualan, para pedagang harus membangunnya sendiri. “Gak ada bayar sewa, mungkin karna tempat jualannya buat sendiri, ini juga dibuat karna gak tahan panas kalau siang hari” Jelasnya.
“Pembeli di dalam ini gak ramai tapi gak sepi juga, saya bertahan berjualan disini karena sudah memiliki langganan saja” Jawabnya.
“Harapan kami sih, pemerintah membangun pasar ini lagi, jadi kalau pasarnya dibangun rapi, mudah-mudahan banyak pembelinya” Lanjutnya.

Berbeda dengan ibu Erna yang berjualan dibagian dalam pasar, Ibu Narti yang juga penjual sayuran lebih memilih berjualan dipinggiran trotoar.
“Kalau jual didalam kurang laku, soalnya biasanya pembelinya malas parkir, jadi kalau jual disini, dekat sama jalan, jadi mereka gak harus parkir motor” katanya saat ditanya alasan berjualan dipinggiran trotoar.
Ibu Narti mengaku takut jika petugas Satpol PP turun mengawas, ia mengaku para pedagang akan langsung mengikuti perintah petugas Satpol jika menyuruh mereka mundur dari jalanan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar