Minggu, 17 Februari 2019

BERITA 2



Nama : Winda Alvionita Sianturi
Npm    : D1CO16021
Prodi   : S1 Jurnalistik'16


Dinas Pendidikan Pastikan BSM Sampai Tanpa Potongan

Kantor Dinas Pendidikan Kota Bengkulu
BENGKULU – Maraknya kasus pemotongan dana Bantuan Siswa Miskin (BSM) di beberapa kota di Indonesia  membuat Dinas Pendidikan kota Bengkulu pastikan dana BSM sampai kepada siswa tanpa potongan pihak manapun termaksud pihak sekolah.

Fauzan selaku anggota pengelola dana BSM mengatakan bahwa jika pihak sekolah diketahui memotong dana BSM maka pihak Dinas Pendidikan akan menindaklanjuti dengan membina pihak sekolah dan dana BSM yang  telah diambil harus dikembalikan pada kas daerah.
BSM sendiri merupakan program pemerintah dalam mengurangi anak-anak yang tidak dapat bersekolah dan putus sekolah. Program BSM ini diharapkan dapat membantu siswa memenuhi kebutuhan dalam pendidikan dan dimasa depan dapat memutuskan rantai kemiskinan yang saat ini dialami oleh orangtuanya.

Dana BSM ini berasal dari kas APBD dan diberikan kepada siswa mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD) senilai 450.000-, untuk Sekolah Menegah Pertama (SMP) senilai  750.000-, dan untuk Sekolah Menengah Atas (SMA) kepengurusan BSM diserahkan langsung pada pemerintah provinsi. 
“Untuk periode pemberian dana BSM nya akan diberikan pertriwulan, setiap 3 bulan sekali” Terang Fauzan.

Untuk syarat mendapatkan BSM, pihak Dinas Pendidikan membutuhkan Surat Keterangan Tidak Mampu dari kelurahan dan Kartu Keluarga (KK) yang akan didata oleh pihak sekolah kepada orang tua siswa.
“Disini akan di klarifikasi lagi datanya, sekolahnya akan di evaluasi, kalau ada siswa yang di usulkan sudah punya KIP atau PIP maka siswanya tidak boleh dapat BSM lagi. Jadi kita benar-benar pastikan dananya sampai pada orang yang tepat” Jelas Fauzan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar